Tips Mengatur Keuangan Pensiunan

MPP Keuangan
A. Pensiunan dan Kewajiban Pajaknya

Selama Masih Memiliki Penghasilan, Wajib Pajak Tetap Mesti Bayar Pajak Sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang, semua penghasilan yang diterima seorang pegawai akan dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini berlaku selama yang bersangkutan masih produktif dan bekerja di perusahaan, baik perusahaan swasta maupun milik negara.

         Sementara seorang pensiunan, baik itu pensiunan pegawai swasta maupun pegawai negeri, tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak lagi. Pensiunan dianggap sudah tidak lagi memiliki penghasilan maka sejumlah kewajiban pajaknya juga ditiadakan

B. Langkah Optimalkan Pemasukan agar Hari Tua Terjamin
  • Menabung Segera agar Punya Dana Pensiun yang cukup
  • Sudah Perhitungkan Kebutuhan Saat Pensiun secara Cermat
  • Jangan Boros, Ingat Masa Depan Masih Panjang
  • Lakukan Investasi Jangka Panjang
  • Masukkan Persiapan Pensiun dalam Anggaran Pengeluaran Bulanan
  • Jangan Lupa Dana Darurat
  • Cari Penghasilan Sampingan
  • Sejauh Mana Kesiapan Menghadapi Masa Pensiun
C. Siapkan Rencana Pensiun Sebaik-Baiknya dengan Langkah dan Kiat
  • Persiapkan Anak-Anak Sejak Dini
  • Rundingkan tentang Dana Pensiun Bersama Pasangan
  • Pensiun Bukanlah Masa Liburan
  • Bersiaplah dengan Investasi
  • Saat Masa Pensiun Tiba, Pilih Investasi yang Lebih Sederhana
  • Jaga Kesehatan, Nikmati Masa Pensiun dalam Keadaan Bahagia
Baca Juga: Apa Fungsi dan Jenis dari Dana Pensiun ?!
D. Mengenal Deposito dan DPLK

·       Karakteristik Deposito

Sebagai salah satu jenis tabungan berjangka dengan imbal balik lebih besar daripada tabungan, deposito terdiri atas dua jenis yang bisa dipilih nasabah sesuai dengan kebutuhannya.

  1. Deposito Berjangka merupakan jenis deposito yang paling sering ditawarkan kepada nasabah dengan waktu mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan sesuai dengan keinginan nasabah dan persetujuan pihak bank.

  2. Deposito On Callmerupakan deposito dengan jumlah tertentu yang memiliki jangka waktu minimal 3 (tiga) hari dan maksimal 30 (tiga puluh) hari dan mengacu pada suku bunga yang berlaku di pasar.

·       Karakteristik DPLK

DPLK sedikit berbeda dengan deposito walaupun tujuannya sama melayani nasabah yang ingin mempersiapkan dana pensiun. Di dalam DPLK, sejumlah iurannya telah ditetapkan di dalam peraturan dana pensiun tersebut. Berikut dengan hasil pengembangannya juga yang dibukukan pada rekening masing-masing peserta sebagai manfaat pensiun yang akan mereka dapatkan.

Perihal mengenali DPLK telah diatur dalam UU No. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun. Dalam pelaksanaannya, penerimaan manfaat DPLK menjadi tanggung jawab Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bunyi dari UU tersebut, di antaranya pertama, uang pensiun atau DPLK yang bisa diambil maksimal 20% sebagai awalan. Ini sesuai dengan Pasal 14 Peraturan OJK tersebut. Artinya, pada hari itu di mana Anda pensiun atau resign dari suatu perusahaan, Anda tidak bisa mengambil seluruh dari manfaat uang pensiun tersebut.

  • Return Deposito

Pilihan persiapan dana pensiun melalui deposito harus mempertimbangkan beberapa hal ini:

  1. Pilihan deposito bisa memberikan returnkepada Anda dari sistem bunga atau bagi hasil (deposito syariah).

  2. Tingkat suku bunga deposito atau besaran bagi hasil tersebut relatif lebih tinggidaripada bentuk tabungan biasa.

  3. Dana deposito yang sudah disimpan di bank hanya bisa ditarik setelah melewati jangka waktu tertentu. Biasanya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan.

  • Return DPLK

Pilihan persiapan dana pensiun melalui DPLK harus mempertimbangkan beberapa hal ini: Return DPLK berupa Return On Investment(ROI) yang akan diberikan lembaga penyedia

  1. Bisa berasal dari bank atau pihak lain seperti perusahaan asuransi.

  2. Jumlah returnDPLK akan selalu berbeda tiap tahunnya, tetapi biasanya diasumsikan sekitar 8-10% per tahun.

  3. Untuk melakukan pencairan dana di program DPLK, peserta harus sudah mencapai usia pensiun atau sudah tidak berpenghasilan karena berhenti bekerja atau terkena PHK.

Sumber Referensi:

cermati.com (2019). setelah-pensiun-bagaimana-kewajiban-bayar-pajak-nanti

cermati.com (2019). 8-langkah-optimalkan-pemasukan-agar-hari-tua-terjamin

cermati.com (2019). mempersiapkan-dana-pensiun-pilih-deposito-atau-dplk

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.