Peraturan Dana Pensiun atau Tabungan untuk Hari Tua

Tabungan Dana Pensiun

Dalam menggapai kehidupan masa tua yang mandiri, satu-satunya orang yang bisa menjaminnya adalah diri sendiri. Jika bukan Anda yang menyiapkan tabungan, investasi, dan hal lain agar dapat menanggung biaya hidup saat sudah pensiun. Maka bukan tidak mungkin Anda akan selalu meminta penghidupan dari keluarga bahkan kerabat.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka masa pensiun perlu dipersiapkan. Pada dasarnya, ada banyak pilihan yang bisa ditentukan untuk menyiapkan hari tua. Yang pasti salah satunya adalah dengan menyisihkan penghasilan masa kini untuk keperluan di masa depan.

Bagi orang yang sudah melek finansial, tentunya mereka telah memiliki simpanan dana yang ditabung untuk memenuhi suatu keperluan tertentu. Nah, bagi Anda yang belum juga dapat melakukan hal tersebut agar kehidupan masa pensiun tidak menjadi beban bagi anak atau keluarga.

Proses perencanaan kehidupan hari tua nyatanya telah banyak dicanangkan oleh perusahaan keuangan dalam negeri. Salah satu yang terpadu adalah Taspen atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri.

Mengetahui bahwa melakukan perencanaan masa pensiun amat penting, tidak ada salahnya untuk mempelajari layanan yang diberikan oleh Taspen untuk kehidupan di masa yang akan datang.

Mengenal tentang Apa Itu Dana Taspen
Sebagian dari Anda mungkin belum tahu atau belum pernah sama sekali mendengar tentang apa itu dana Taspen. Padahal, Badan Usaha Milik Negara tersebut memiliki peranan yang cukup penting untuk menjamin penghidupan di masa pensiun nanti.

Sehingga, sayang rasanya jika hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

Didirikan 56 tahun silam, tepatnya pada 17 April 1963, PT Dana Taspen merupakan singkatan dari Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri Sipil. Sesuai dengan namanya, perusahaan negara ini memiliki fokus untuk memberikan pelayanan berupa asuransi sosial kepada PNS.

Namun, seiring dengan tingginya minat masyarakat dan misi untuk memberikan jaminan hari tua yang mandiri, Dana Taspen juga turut mengayomi pekerja non-PNS. Hingga kini, Dana Taspen telah banyak memberikan jasa asuransi sosial kepada tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintahan.

Produk Layanan yang Ditawarkan oleh Dana Taspen
Dana Taspen adalah Badan Usaha Milik Negara yang berfokus pada pemberian layanan asuransi sosial bagi PNS dan non-PNS yang bekerja di instansi pemerintah. Memiliki fokus layanan tersebut, Dana Taspen memiliki beberapa produk andalan yang bisa dipilih oleh para pelanggannya. Berikut penjelasannya.

  • Tabungan Hari Tua
    Produk pertama yang dicanangkan adalah Tabungan Hari Tua atau THT. Dalam produk asuransi dwiguna ini, Anda akan mendapatkan asuransi kematian yang hanya dapat dibayarkan sekali. Pembayaran akan cair pada saat peserta pensiun atau anggota keluarga peserta meninggal.

Untuk bisa menikmati produk layanan THT, peserta Dana Taspen diwajibkan untuk membayar nominal iuran asuransi atau premi sebesar 3,25% dari total penghasilan bulanan. Total gaji bulanan tersebut meliputi gaji pokok serta tunjangan istri dan anak. Serta, menyampaikan perubahan informasi diri dan keluarga jika ada.

Baca Juga: Apa Fungsi dan Jenis dari Dana Pensiun ?!

Saat menjadi peserta asuransi THT, berbagai manfaat dan keuntungan yang akan didapatkan seperti:

Dana THT
Dana THT saat peserta produk asuransi memutuskan untuk pensiun, ataupun meninggal dunia sebelum mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) yakni pada umur 58 tahun hingga 70 tahun.

Nilai Tunai Asuransi
Selain itu, nasabah juga bisa mendapatkan nilai tunai asuransi jika berhenti atau keluar dari . Peserta THT juga akan mendapatkan asuransi kematian jika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Dengan proteksi asuransi tersebut, mengajukan produk layanan THT di Dana Taspen dapat memberikan manfaat yang besar bagi nasabahnya.

  • Dana Pensiun
    Produk selanjutnya yang dimiliki oleh Dana Taspen adalah Dana Pensiun. Selaras dengan THT, Dana Pensiun akan diberikan kepada nasabah saat telah memasuki BUP. Bedanya, dana yang diterima oleh peserta Dana Pensiun saat masih menjalankan profesi di dinas pemerintahan.

Iurannya sedikit lebih mahal ketimbang THT, yakni 4,75% dari keseluruhan gaji yang diterima oleh peserta. Akan tetapi, saat menjadi peserta Dana Pensiun, manfaat yang didapatkan lebih besar. Dana tersebut berhak didapatkan ketika masa pensiun tiba, menerima dana duka wafat dan pensiun terusan saat peserta Dana Pensiun meninggal.

  • Jaminan Kecelakaan Kerja
    Selain itu, Dana Taspen juga melayani Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK. Dalam layanan tersebut, Dana Taspen akan memberikan proteksi pada risiko kecelakaan saat kerja ataupun sakit akibat pekerjaan seperti perawatan, santunan, hingga tunjangan cacat. Peserta JKK juga akan mendapatkan santunan kematian dan biaya pemakaman jika meninggal dunia saat bekerja.

Untuk bisa menjadi peserta dari JKK, peserta diharuskan untuk membayar premi asuransi sebesar 0,24% dari total gaji pokok yang diberikan oleh pemberi kerja. Jadi, iuran asuransi dari JKK ini jauh lebih terjangkau ketimbang THT dan juga Dana Pensiun. Meski begitu, manfaat yang bisa didapatkan pun tetap banyak.

  • Jaminan Kematian
    Terakhir, Dana Taspen memiliki produk layanan berupa Jaminan Kematian atau biasa disingkat JKM. Pada layanan ini, peserta akan mendapatkan perlindungan dari risiko kematian yang terjadi bukan karena kecelakaan kerja.

Peserta JKM akan mendapatkan santunan kematian, biaya pemakaman, hingga bantuan beasiswa bagi anak yang masih mengenyam bangku pendidikan.

Untuk iurannya, JKM mewajibkan Anda untuk membayar sebesar 0,72% dari gaji pokok. Premi asuransi JKM pun terbilang sangat terjangkau sebanding dengan manfaat yang bisa didapatkan oleh pesertanya.

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.