Call Us 62 22 86617757 | muvi@muvigroup.com
 Categories : Persiapan Pensiun

 
Masa pensiun menjadi tantangan bagi banyak orang yang biasa bekerja keras. Menjalankan bisnis baru akan menjad tantangan menyenangkan. Namun, bagi para pekerja kantoran dan bergelut di belakang meja, berbisnis bisa jadi menjadi sesuatu yang asing. Bisnis waralaba dapat menjadi alternatif yang dapat dilakukan.
Usaha waralaba kuliner dapat menjadi pilihan.

Usaha waralaba kuliner dapat menjadi pilihan.

Berbisnis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Diperlukan banyak latihan serta pengalaman yang harus dilalui sebelum benar-benar sukses. Tak heran jika banyak orang harus jatuh-bangun untuk membangun bisnis yang kuat dan menghasilkan profit. Banyak yang mengakui bahwa berbisnis itu tidaklah mudah. Lalu, bagi Anda yang biasa bekerja di belakang meja, apakah tepat memilih untuk berbisnis saat menjelang masa pensiun? Jika pada usia produktif saja bisnis banyak yang gagal, bagaimana dengan yang menjelang pensiun? Dari berbagai kerisauan itu, terdapat sebuah kesimpulan bahwa masa pensiun bukan berarti kita berhenti untuk produktif. Bisnis yang dapat dilakukan pun sebenarnya memiliki banyak ragam. Untuk bisnis yang lebih aman, maka waralaba adalah sistem bisnis yang dapat dilakukan. Dalam bahasa Inggris, waralaba disebut franchising atau dalam bahasa Prancis disebut franchise. Arti sebenarnya adalah hak atau kebebasan. Atau jika dihubungkan dengan bisnis waralaba artinya adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Berbeda dengan bisnis yang harus dirintis sejak awal, bisnis waralaba tentunya sudah memiliki dasar yang kuat sebelumnya. Kita hanya menanam modal, mengikuti prosedur yang telah ditentukan, berinovasi, dan menjalankan bisnisnya. Jika itu dilakukan, maka profit biasanya akan mengikuti dengan sendirinya. Salah satu kelemahan bisnis waralaba tentunya diperlukan modal yang lumayan besar untuk beberapa bidang usaha. Keuntungan pun tak sepenuhnya kita raih karena harus berbagi dengan pemegang merek. Meskipun demikian, keamanan dan kenyamana berusaha dapat sebanding dengan risiko tadi.

Jenis bisnis waralaba prospektif saat pensiun

Menurut sejumlah referensi, banyak jenis usaha waralaba yang dapat digeluti. Beberapa waralaba bahkan tak memerlukan modal yang besar. Berikut adalah jenis usaha waralaba prospektif yang dapat digeluti saat ini:  

1. Waralaba kuliner

Kuliner atau makanan dan minuman adalah sesuatu yang tak akan mati karena menjadi kebutuhan pokok manusia untuk tetap bertahan hidup. Saat kuliner berpadu dengan gaya hidup, maka dapat berwujud menjadi sesuatu yang yang menjanjikan dan menguntungkan. Meski demikian, saat ikut serta dalam waralaba kuliner, maka harus diperhatikan tren yang tengah berlangsung. Tren biasanya sejalan dengan tingkat penjualan dan tentunya besaran penghasilan yang dapat diraih. Jika usaha waralaba kuliner dalam bentuk toko terlalu memakan modal besar, maka usaha kuliner dalam bentuk kaki lima juga ternyata cukup menjanjikan. Meski demikian, tetap harus memperhatikan posisi gerai yang strategis.  

2. Waralaba minimarket

Keberadaan minimarket kini sudah tak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Lokasinya yang sudah ada di sekitar permukiman membuat masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya. Nama yang terkenal juga menjadi salah satu jaminan orang akan terikat secara psikologis saat akan berbelanja keperluan sehari-hari. Meskipun demikian, salah satu kelemahan dari usaha waralaba minimarket ini adalah besarnya modal yang diperlukan. Tak hanya itu, biasanya kita juga menanggung beban mencari lokasi strategis dan sewa bangunannya. Tak heran jika usaha ini biasanya hanya dikuasai oleh masyarakat berdompet tebal.  

3. Waralaba jasa laundry

Selain makanan, sandang adalah kebutuhan pokok manusia. Agar senantiasa nyaman, pakaian yang dikenakan tentu harus bersih. Meskid emikian, keberadaan air bersih yang semakin langka dan tarif dasar listrik yang naik terus menjadi salah satu masyarakat malas untuk mencuci baju sendiri. Solusinya adalah jasa laundry atau penatu, alias jasa pencucian pakaian. Agar tak perlu susah merintis usaha dari awal, maka waralaba laundry dapat menjadi pilihan. Ketersediaan alat dan bahan-bahan dengan standar hasil pencucian yang sama adalah jaminan kita memilih waralaba.  

4. Waralaba pendidikan dan pelatihan

Jika menjual barang dianggap terlalu memakan biaya, maka jasa pendidikan kursus atau pelatihan dapat menjadi pilihan untuk usaha waralaba. Kursus pendidikan dan pelatihan bisa berupa bimbingan belajar untuk pelajar, kemampuan berbahasa, atau keterampilan tertentu. Selain menguntungkan secara materi, jasa pelatihan juga diharapkan dapat membantu orang lain untuk mengasah keterampilannya dan dapat mandiri secara finansial.***   Editor: Sena Lesmana

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

About

Lakukan kebiasaan baik untuk menjadi lebih baik, Begin...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.